Efektifitas Senam Kaki Diabetik Dengan Koran Terhadap Tingkat Sensitivitas Kaki Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Desa Rumbio Wilayah Kerja Puskesmas Kampar

Authors

  • Artina Artina Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Author
  • Nia Aprilla Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Author

DOI:

https://doi.org/10.70437/excellent.v1i1.7

Keywords:

Sensitivitas kaki, senam kaki diabetik, koran

Abstract

Hiperglikemia merupakan efek umum dari diabetes yang tidak terkontrol dan dari waktu ke waktu menyebabkan kerusakan serius pada banyak system tubuh, khususnya system saraf dan pembuluh darah.Penderita diabetes melitus dianjurkan untuk melakukan senam kaki. Tindakan ini sangat cocok untuk klien dengan neuropati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas senam kaki diabetik dengan koran terhadap tingkat sensitivitas kaki pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Desa Rumbio Wilayah Kerja Puskesmas Kampar. Metode penelitian ini adalah pra eksperimental dengan rancangan one group pra test post tes design. Populasi adalah seluruh pasien diabetes melitus tipe 2 di Desa Rumbio dengan jumlah 53 orang. Adapun penentuan sampel menggunakan purposive sampling, jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 30 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan jarum, sikat yang terdapat di pangkal dari reflek hamer, kapas. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji t-dependent. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan secara bermakna antara tingkat sensitivitas pasien diabetes melitus tipe 2 setelah melakukan senam kaki diabetik dengan koran dengan nilai p-value (0,000) < α (0,05). Diharapkan penderita diabetes melitus tipe 2 dapat mengaplikasikan senam kaki diabetik dengan koran untuk peningkatan sensitivitas kaki

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adams, S. (2018). Buku Pintar Diabetes. Yogyakarta: Penerbit Healty.

Agrina, A., & Azrin, M. (2015). Perawatan Berbagai Penyakit Dirumah. Pekanbaru: UR Press.

Aini, A., & Aridiana, L. M. (2016). Asuhan Keperawatan Pada Sistem Endokrin dengan Pendekatan NANDA NIC NOC. Jakarta Selatan: Salemba Medika.

Bilous, A., & Donelly, R. (2014). Buku Pegangan Diabetes. Jakarta: Bumi Medika. Campbell (2008). Biologi (Edisi kelima jilid III). Jakarta : Erlangga

Ermawita, R (2016)."Efektifitas Terapi Jus Pepaya Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pasien Hipertensi Di Wilaya Kerja Puskesmas Sungai Piring Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2016". Laporan Penelitian (Tidak Dipublikasikan).UP

Jerau, dkk, (2018)." Efektifitas Senam Kaki Diabetik dan Senam Ergonomik Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Melitus di Persadia RS Panti Wilasa Citarum." Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol.2, ( No. 1 Tahun 2017).

Kurniadi, A., & Nurrahmi,U. (2017). Stop Gejala Penyakit Jantung Koroner,Kolesterol Tinggi, Diabetes Melitus, Hipertensi. Yogyakarta: Istana Media.

Lathifah, N. L (2017). "Hubungan Durasi Penyakit dan Kadar Gula Darah Dengan Keluhan Subyektif Penderita Diabetes Melitus." Jurnal Berkala Epidemiologi Vol.5, (No.2 Tahun 2017).

Nasution (2010). Pengaruh senam kaki terhadap peningkatan sirkulasi darah pada pasien diabetes melitus di RSUP Haji Adam Malik. Diakses melalui http://repository.usu.id/bitsream1234567890/7/Cover.pdf. Diperoleh 20 maret 2019.

Noviyanti. (2015). Cara Cepat Usir Diabetes. Yogyakarta: NOTEBOOK.

Nursallam. (2016). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis. Jakarta: Salemba Medika.

Oktaviah, dkk, (2016), Efektifitas Senam Kaki Diabetik dengan Bola Plastik Terhadap Tingkat Sensitivitas Kaki pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 . http://repository.unri.ac.id/bitstream/123456789/4265/Cover.pdf. Diperoleh 20 Maret 2019.

Priyanto, S (2012)."Pengaruh Senam Kaki Terhadap Sensitivitas Kaki dan Kadar Gula Darah Pada Agreggat Lansia Diabetes Melitus di Magelang Tahun 2012". Tesis dipublikasikan Universitas Indonesia Depok.

Putri I, R (2015). "Faktor Determinan Nefropati Diabetik pada Penderita Diabetes Melitus di RSUD DR.M.Soewandhie Surabaya." Jurnal Berkala Epidemiologi, Vol.3, (No.1 tahun 2015)

Rachmawati (2015). Gambaran kontrol dan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di poliklinik dalam RSJ Prof.Dr.Soerjo Magelang.https://rsjsoerjo.co.id. diperoleh 8 juni 2019

Sari, Y. (2015). Perawatan Luka Diabetes; Berdasarkan Konsep Manajemen Luka. Yogyakarta: GRAHA ILMU.

Sembiring, dkk.(2018). "Pengaruh Senam Kaki Terhadap Penurunan Neuropati Pada Pasien Dengan Luka Kaki Dabetik di Asri Wound Care Medan." Jurnal Mutiara Ners Vol.1,(No.2 Tahun 2012) Tandra, H (2008). Segala sesuatu yang harus anda ketahui tentang diabetes melitus. Jakarta : PT

Gramedia Pustaka Pertama

Tandra, H (2015). Diabetes Bisa Sembuh. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Pertama.

Wardani & Isfandiari (2014). Hubungan dukungan keluarga dan pengendalian kadar gula darah dengan gejala komplikasi mikrovaskuler. Diakses melalui http://webcache.googleusercontent.com/search:journal.unair.ac.id. Diperoleh 20 juni 2019.

Widiyanto, S. (2009). Mengenal 10 Penyakit Mematikan. Yogyakarta: PT Pustaka Insan Madani. Wijaya, A., & Putri, Y. M. (2015). Keperawatan Medikal Bedah. Yogyakarta: Nuha Medika.

Downloads

Published

2022-10-02

Issue

Section

Articles

Categories

How to Cite

Artina, A., & Aprilla, N. (2022). Efektifitas Senam Kaki Diabetik Dengan Koran Terhadap Tingkat Sensitivitas Kaki Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Desa Rumbio Wilayah Kerja Puskesmas Kampar. Excellent Health Journal, 1(1), 9-14. https://doi.org/10.70437/excellent.v1i1.7

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>