Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Pada Remaja
DOI:
https://doi.org/10.70437/excellent.v4i1.198Keywords:
Aktifitas Fisik, Hipertensi, RemajaAbstract
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat diberbagai dunia termasuk Indonesia. Data WHO tahun 2019 menunjukkan bahawa sekitar 22% masyarakat dunia mengalami hipertensi. Hipertensi lebih sering ditemukan pada usia dewasa dan lanjut usia. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa hipertensi mulai banyak terjadi pada kelompok remaja. Hipertensi dapat menimbulkan berbagai dampak serius seperti penyakit jantung coroner, stroke iskemik dan hemoragik, gagal jantung, serta retinoneopati. Aktivitas fisik menjadi hal yang penting dalam mengurangi risiko sindrom metabolik, risiko kejadian kardiovaskuler, menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik, meningkatkan sensitivitas insulin dan kontrol glikemik, serta mencapai berat badan yang ideal. Data WHO menjelaskan bahwa 27,5% masyarakat kurang dalam melakukan aktivitas fisik. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada remaja di wilayah Puskesmas Tanjungpinang. Rancangan penelitian menggunakan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja diwilayah kerja puskesmas Tanjungpinang sebanyak 151 remaja. Sampel pada penelitian ini berjumlah 60 orang. Uji hipotesis yang digunakan adalah chi-square. Hasil penelitian didapatkan nilai ρ-value 0,001 (ρ = ≤ 0,05), artinya terdapat hubungan aktifitas fisik dengan kejadian hipertensi pada remaja. Diharapkan kedepannya remaja dapat rutin menjalankan aktivitas fisik agar tidak terjadi hipertensi.
Downloads
References
Abata, Q. A. (2016). No Titlmu Penyakit Dalam (Muallifah Sa’adah (ed.); 2nd ed.). Madiun: Al-Furqon.
Akbar, F. et al. (2020). ‘Karakteristik Hipertensi Pada Lanjut Usia Di Desa Buku (Characteristics of Hypertension in the Elderly).’ Jwk, 5(2), Pp. 2548–4702.
Alves, A. J., Viana, J. L., Cavalcante, S. L., Oliveira, N. L., Duarte, J. A., Mota, J., ... Ribeiro, F. (2016). Physical Activity In Primary And Secondary Prevention Of Cardiovascular Disease: Overview Updatedphysical Activity In Primary And Secondary Prevention Of Cardiovascular Disease: Overview Updated. World Journal Of Cardiology, 8(10), 575. Https://Doi.Org/10.4330/ Wjc.V8.I10.575.
Aminuddin, Inkasari T, N. D. (n.d.). Gambaran gaya hidup pada penderita hipertensi di wilayah RT 17 Kelurahan Baqa Samarinda Seberang. J Pasak Bumi Kalimantan. 2019.
Ananda, R., et al. (2020). Prevalensi hipertensi pada remaja dan faktor yang mempengaruhi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 45–53.
Association, A. H. (2022). Physical activity and hypertension guidelines.
Budiyanto, S., & Rahma, N. (2022). Aktivitas fisik dan risiko penyakit kardiovaskular pada remaja. Sport and Health Journal, 5(1), 11–19.
Indriani, M. H., Djannah, S. N., & Ruliyandari, R. (2023). Pengaruh Aktivitas Fisik terhadap Kejadian Hipertensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Terkini, 18(4), 1–5.
Khoirunnisa, Teresia Retna Puspitadewi, & Yasin Wahyurianto. (2025). Aktivitas Fisik dan Kejadian Hipertensi Pada Remaja Di Program Studi Keperawatan Tuban Program Diploma Tiga. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 4(9), 304–310.
L, M. (2020). Aktivitas Fisik Dengan Tingkat Hipertensi Di Puskesmas Kota Palembang. JPP (Jurnal Kesehat Poltekkes Palembang).
Lay, G. L., Wungouw, H. P. L., & Kareri, D. G. R. (2020). Hubungan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Wanita Pralansia di Puskesmas Bakunase. Cendana Medical Journal (CMJ), 18(3), 464–471.
Lini Nurhadi, J, Z. dan F. (2020). Pengaruh Pandemi Covid-19 Terhadap Tingkat Aktivitas Fisik Pada Masyarakat Komplek Pratama, Kelurahan Medan Tembung. Jurnal Health Sains Vol. 1 No. 5.
Riskesdas. (2023). Laporan Nasional Riskesdas. Kemenkes RI.
RN, H. (2013). Global Brief on Hypertension: Silent Killer, Global Public Health Crisis. Indian J Phys Med Rehabil.
Saraswati, A., et al. (2021). Sedentary lifestyle dan aktivitas fisik pada remaja. Jurnal Gizi Indonesia, 10(1), 75–84.
Sudayasa, I. P., Rahman, M. F., Eso, A., Jamaluddin, J., Parawansah, P., Arimaswati, A., & Kholidha, A. N. (2021). Deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular pada masyarakat Desa Andepali Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe. Journal of Community Engagement in Health, 3(1), 60–66.
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2025 Mawar Eka Putri, Safra Ria Kurniati, Evan Agustiar (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
