Hubungan Kontrol Diri Dengan Perilaku Kecanduan Gadget Pada Remaja

Authors

  • Nia Aprilla Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Author
  • Muhammad Rinaldi Yuri Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Author

DOI:

https://doi.org/10.70437/excellent.v4i2.273

Keywords:

pengetahuan, status sosial ekonomi, lama hari rawat, kecemasan

Abstract

Penggunaan gadget bagi remaja dapat membawa dampak positif maupun negative. Dampak negatif dari penggunaan gadget yang terlalu lama dan sering pada remaja akan memengaruhi proses belajar siswa seperti malas belajar dan cenderung lebih banyak menghabiskan waktu mereka dengan bermain gadget dibandingkan belajar. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui hubungan kontrol diri dengan perilaku kecanduan gadget pada remaja. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Bangkinang Kota dan dilaksanakan dari tanggal 10-20 Juni 2020. Adapun metode penelitian yang dipakai ialah kuantitatif analitik dengan desain cross sectional dengan pengambilan sampel accidental sampling dengan jumlah populasi ini sebanyak 229 remaja di Kelurahan Bangkinang Kota dengan jumlah sampel 70. Hasil penelitian yaitu sebagian besar responden memiliki kontrol diri tinggi yaitu sebanyak 77,1%, sebagian besar responden kecanduan gadget  yaitu sebanyak 82,9%. Terdapat hubungan antara kontrol diri dengan kecanduan gadget pada remaja di Bangkinang Kota dengan p value 0,000 ≤ 0,05. Diharapkan para remaja untuk meningkatkan kontrol diri terhadap penggunaan gadget.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Acocella, J.R., & Calhoun, J.F. (1991). Psychology of adjustment human relationship (3th ed). New York : MmcGraw-Hill.

Al-Mighwar. (2006). Psikologi Remaja : Petunjuk bagi Guru dan Orangtua. Bandung : Pustaka Setia.

Ameliola, S, Nugraha. 2013. Perkembangan Media Informasi dan Teknologi TerhadapAnak dalam Era Globalisasi. Malang : Universitas Brawijaya. http://icssis.files.wordpress.com/2013/09/2013-0229.pdf.

Averill. (1973). Personal control over aversive stimuli and its relationship to stress.Psychological Bulletin, 80(4), 286-303.

Baumeister, R.F., Muraven, M., & Tice, D.M. (2000). Ego Depletion A resource model of vlo50it, i on, self regulation, and controlled processing, Social Cognition, 18(2), 130- Baumeister, R.F., & Vohs, K.D. (2004). Understanding self-regulation: Introduction. In R.

Baumeister & K. Vohs (Eds), Handbook of self-Regulation: research, theory, and Aplications. New York, NY : The Guilford Press Baumeister, R.F., & Vohs, K.D. (2007). Self-regulation, ego depletion, and motivation. Social and personality Psychology compass 1(1), 115- 128 .

Baumeister, R.F. (2012). Need-to_belong Theory. In Van Lange P.M et al.(ed) 2012. Handbook of the theories of social psychology (pp121-140). London : sage.

Bian, M., & Leung, L. (2014). Linking Loneliness, Shyness, Smartphone Addiction Symptoms, and Patterns of Smartphone Use to Social Capital. Social Science Computer Review, 33(1), 61–79. doi:10.1177/0894439314528779.

Bianchi, A., & Phillips, J. G. (2005). Psychological Predictors of Problem Mobile Phone Use. CyberPsychology & Behavior, 8(1), 39-51.

Cahyo, D. (2017). Penggunaan smartphone di Indonesia tahun 2017. http://dewina-journal.foutasp.com/ 18 April 2017.

Chaplin, J.P. (2011). Kamus lengkap psikologi. Dictionary of psychology. Kartini Kartono. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Chaplin, J.P. (2005). Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta : Rajawali Press.

Desmita. (2010). Psikologi Perkembangan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Devega, E. (2017). Teknologi masyarakat Indonesia: malas baca tapi cerewet di medsos. https://kominfo.go.id/content/detail/ 10 Oktober 2017.

Dewanti, T.C., Widada., & Triyono. (2016). Hubungan keterampilan sosial dan penggunaan gadget smartphone dengan prestasi belajar siswa Sma Negeri 9 Malang. Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling. 1(3), 126-131, ISSN: 2503-3417.

Fadilah, R.(2015).Perilaku Konsumtif Mahasiswa UGM dalam Penggunaan Gadget.Yogyakarta: UGM.

Harfiyanto, Doni, dkk.(2015). Pola Interaksi Sosial Siswa Pengguna Gadget di SMA Negeri 1 Semarang. Semarang: Universitas Negeri Semarang. http://journal.Unnes.ac.id/sju/index.php/jess. Diakses 16 Desember 2016.

Hidayat, A.A.. (2014). Metode penelitian keperawatan dan teknis analisis data. Jakarta : Salemba Medika.

Hurlock, Elizabeth B. (1980). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta : Gramedia.

Irawan,J.(2013).Pengaruh Kegunaan Gadget terhadap Kemampuan Bersosialisasi pada Remaja.Fakultas Psikologi.Universitas Islam Riau.Diakses tanggal 4 Januari 2017 dari jurnal.uir.ac.id/index.php/JAN/article/download/422/359.

Isaacson, R. M. & Fujita, F. (2006). Metacognitive knowledge monitoring and self-regulated Learning : academic Success and Reflections on Learning. Journal of the Scholarchip of teaching and learning, 6(1), hlm. 39-55.

Jahja, Yudrik. (2011. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Prenada Media.

Jannah, Miftahul & Rahayu, Sri (2007). Perilaku menunda pemuasan ditinjau dari kontrol diri, intelegensi dan pada anak usia sekolah [Online] http://jurnal.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/8107814.pdf .

Jati dan Herawati.(2014).Segmentasi Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UAJY dalam Menggunakan Gadget.Diakses tanggal 1 Juni 2016 darihttp://e-journal.UAJY.ac.id>jurnal.

Kotler, Philip dan Keller, (2007), Manajemen Pemasaran, Jilid I, Edisi Kedua belas, PT. Indeks, Jakarta.

Leung, L. (2007). Leisure boredom, sensation seeking, self-esteem, addiction symptoms and patterns of mobile phone use. In E. Korini, S. Utz, M. Tanis, & S. Barnes (Eds.), Mediated interpersonal communication. New York: Routledge.

Manumpil. M.Dkk. 2015. Hubungan Penggunaan Gadget dengan Tingkat Prestasi Siswa di SMA NEGERI 9 Manado. Ejoural Keperawatan, (Online), Vol. 3, No. 2, dalam http://ejournal.unsrat.ac.id diakses 20 Januari 2017).

Karadag, E., Tosuntas, Ş. B., Erzen, E., Duru, P., Bostan, N., Şahin, B. M., Babadağ,

B. (2015). Determinants of phubbing, which is the sum of many virtual addictions: A structural equation model. Journal of Behavioral Addictions, 4(2), 60–74. doi:10.1556/2006.4.2015.005.

KBBI, (2017). Kamus besar bahasa Indonesia (KBBI). [Online] Available at: https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/kecanduan.

Kominfo. (2018). Kepemilikan telpon genggam oleh individu menurut umur dan jenis telpon genggam. https://statistik.kominfo.go.id/.

Kurniawan, A., & Cahyanti, I. Y. (2013). Hubungan antara academic stress dengan smartphone addiction pada mahasiswa pengguna smartphone. Junal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 1(1), 16-21.

Kwon M, Lee J-Y, Won W-Y, Park J-W, Min J-A, et al. (2013). Development and Validation of a Smartphone Addiction Scale (SAS). PLoS ONE 8(2): e56936. doi:10.1371/journal.pone.0056936.

Lee, J., & Cho, B. (2015). Effects of Self-Control and School Adjustment on Smartphone Addiction among Elementary School Students. International Journal of Contents, 11(3). doi.org/10.5392/IJoC.2015.11.3.001.

Leung, L. (2007). Leisure boredom, sensation seeking, self-esteem, addiction symptoms and patterns of mobile phone use. In E. Korini, S. Utz, M. Tanis, & S. Barnes (Eds.), Mediated interpersonal communication. New York: Routledge.

Lin, Y.-H., Chang, L.-R., Lee, Y.-H., Tseng, H.-W., Kuo, T. B. J., & Chen, S.-H. (2014). Development and Validation of the Smartphone Addiction Inventory (SPAI). PLoS ONE, 9(6), e98312. doi:10.1371/journal.pone.0098312

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Nurjanah,dkk.(2012). Manajemen Bencana. Bandung: ALFABETA.

Papalia, D., Olds, W. S., & Feldman, R. D. (2009). human development. jakarta: salemba humanika.

Potter & Perry. (2009). Fundamental Keperawatan. Edisi 7. Jakarta : Salemba Medika

Santrock, J.W. (2012). Life Span Development : Perkembangan Masa Hidup. Edisi Ke-13. Jakarta: Erlangga.

Santrock, John W. (2003). Adolescence Perkembangan Remaja (Edisi Keenam). Jakarta: Erlangga.

Sihombing, R. A. (2018). Kecanduan Smartphone, 2 Pelajar di Bondowoso Alami Gangguan Jiwa liputan6.com. diakses tanggal 26 Oktober 2018 dari https://www.liputan6.com/news/read/3230086.

Sumantri, Rita Fahdila. 2012. Kompetensi Pengelolaan Pembelajaran, Kecerdasan Interpersonal, Komitmen, dan Kepuasan Kerja Guru SMK. Jurnal Ilmu Pendidikan. 18(1): 30-35.

Sugiyono. 2004. Metode Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Suprapto, Haddy. 2017. Metodologi Penelitian Untuk Karya Ilmiah. Yogyakarta: Gosyen Publishing.

Tangney, J.P., Baumiester, R.F., & Boone, A. L. (2004). High Self-control predicts good adjusment, less pathology, better grades and interpersonal succes. Journal of personality, 72, 271 – doi: 10.1111/j. 0022-3506.2004.00263.x

Widiana, H.S, Retnowati, S., & Hidayat, R. (2004). Kontrol diri dan kecenderungan kecanduan internet. Humanitas: Indonesian Psychological Journal. 1(1), 6-16.

Widiawati, I, Sugiman, H & Edy. (2014). Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Daya Kembang Anak. Jakarta: Universitas Budi Luhur. E-journal Keperawatan, 6, 1-6.

Winoto, H.(2013).Dampak Penyalahgunaan Teknologi Komunikasi Gadget pada Anak dan Remaja.Diakses tanggal 26 Mei 2016 dari http://komunikasi.us/index.php/cours

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles

Categories

How to Cite

Aprilla, N., & Yuri, M. R. (2026). Hubungan Kontrol Diri Dengan Perilaku Kecanduan Gadget Pada Remaja. Excellent Health Journal, 4(2). https://doi.org/10.70437/excellent.v4i2.273

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

1-10 of 119

You may also start an advanced similarity search for this article.