Pengaruh Terapi Psikoreligius Dzikir Terhadap Nyeri Dismenorea
DOI:
https://doi.org/10.70437/excellent.v2i1.269Keywords:
Dismenorea, Terapi Psikoreligius, Terapi DzikirAbstract
Dampak utama dari dismenore (nyeri haid) meliputi gangguan aktivitas sehari-hari, keluhan fisik seperti mual dan lemas, serta beban mental. Kondisi ini dapat menghambat produktivitas dan menurunkan kualitas hidup jika tidak ditangani dengan baik. Adapun salah satu cara untuk mengobati nyeri dismenorea adalah dengan terapi psikoreligius dzikir, karena terapi psikoreligius dzikir dapat menstimulasi tubuh untuk menurunkan hormon stres, mengaktifkan hormon endorfin dan meningkatkan perasaan rileks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi psikoreligius dzikir terhadap nyeri dismenorea pada mahasiswi program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai kampus 2 Pekanbaru Tahun 2020. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design dengan metode pengambilan sampel purposive sampling. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 63 orang dengan jumlah sampel sebanyak 24 orang. Alat ukur yang digunakan adalah numeric rating scale dan lembar observasi. Analisa yang digunakan adalah univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon signed ranks test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh terhadap penurunan nyeri dismenorea dengan p-value 0,000 (p≤0,05), dengan rata-rata penurunan 2,7. Hasil penelitian ini diharapkan pada penderita dismenorea untuk menggunakan terapi psikoreligius dzikir dalam menrunkan nyeri dismenorea saat haid.
Downloads
References
Al-Jauziyah. (2002). Dzikir cahaya kehidupan . jakarta: Gema Insani Press.
Anggraeni, W. N. (2014). PENGARUH TERAPI RELAKSASI ZIKIR UNTUK MENURUNKAN STRES PADA PENDERITA HIPERTENSI ESENSIAL. jurnal intervensi psikologi, vol 6 .
Anindita, A. (2010). Pengaruh kebiasaan mengkonsumsi minuman kunyit asam terhadap keluhan dismenorea primer pada remaja putri d kotamadya surakarta skripsi. surakarta. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Anurogo, D. &. (2011). Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid. Yogyakarta: ANDI Yogyakarta.
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
brunner. (1996). Buku Ajar Keperawatan.
Bukhori, B. (2008). dzikir Al-Asma’ Al-Husna, hlm. 51. semarang: syiar media.
Dahlan, dkk. (2017). PENGARUH TERAPI KOMPRES HANGAT TERHADAP NYERI HAID. Journal Endurance 2(1) February 2017 (37-44).
Darokah, M. &. (2005). perbedaan tingkat religiusitas, kecerdasan emosi dan keluarga harmonis pada kelompok pengguna napza dan kelompok non-pengguna. humanitas indonesia psychological journal. 2 (2), 89-101.
Dermawan, f. d. (2017). pengaruh terapi psikoreligius: Dzikir pda pasien halusinasi pendengaran di RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta. media publikasi penelitian, 5.
Fatihuddin. (2010). tentramkan hati dengan dzikir. media publikasi penelitian; 2017; volume 15; no.1.
Fitria, N. (2015). terapi psikospiritual sebuah hasil penelitian. https://nitafitria.wordpress.com/2009/02/09/terapi-psikospiritual-sebuah-hasil-penelitian/.
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2023 NIA APRILLA, Wirdayani Wirdayani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





