Hubungan Pola Makan Dan Aktifitas Fisik Dengan Kejadian Obesitas Pada Anak di SD Muhammadiyah 019 Bangkinang Kota

Authors

  • Selvi Octoviani Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Author
  • Nia Aprilla Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Author

DOI:

https://doi.org/10.70437/excellent.v1i1.9

Keywords:

Pola makan, aktifitas fisik, kejadian obesitas

Abstract

Obesitas pada anak sekolah dasar dapat menurunkan tingkat kecerdasan anak karena aktivitas dan kreativitas anak menjadi menurun dan cenderung malas. Obesitas disebabkan oleh beberapa faktor –faktor seperti genetik, aktivitas fisik, pola makan, lingkungan dan hormonal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dan aktifitas fisik dengan kejadian obesitas pada anak di SD Muhammadiyah 019 Bangkinang Kota. Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini siswi kelas IV - VI di SD Muhammadiyah Bangkinang Kota yang berjumlah 370 orang dengan jumlah sampel 192 orang dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Pengumpulan data menggunkan alat ukur kuesioner, timbangan dan sentimeter. Pengolahan data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh responden memiliki pola makan kurang sebanyak 98 orang (51%), aktifitas fisik rendah 105 orang (54,7%), dan lebih dari separuh mengalami obesitas sebanyak 102 orang (53,1%). Hasil uji Chi-square didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pola makan dan aktifitas fisik dengan kejadian obesitas di SD Muhammadiyah 019 Bangkinang Kota dengan nilai p (0,000). Untuk itu bagi pihak sekolah untuk dapat melakukan penyuluhan tentang obesitas pada agar dapat mencegah terjadinya obesitas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adriani M.(2012). “Pengantar Gizi Masyarakat”. Jakarta : Kencana Perdana Media Group.

Almetsiar S. (2011). ”Gizi Seimbang Dalam Daur Kehidupan”. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama. Barasi ME. (2009). “At a Glance Ilmu Gizi”. Jakarta : Erlangga.

Champe PC. (2010). “Biokimia Ulasan Bergambar Edisi 3”. Jakarta : EGC.

Cintari L, Padmiari IA, Utami IS. (2011). “Perbedaan Kejadian Obesitas Pada Anak Sekolah Berdasrkan Jenis Sarapan dan Faktor Keturunan”. Jurnal Skala Husada, Volume 8, Nomor 2 : 102 – 118.

Damayanti M. (2009). “Komunikasi Teraupetik Dalam Praktik Keperawatan”. Bandung : PT Refika Adama.

Depkes RI. (2011). “Target Tujuan Pembangunan MDGs”. Jakarta : Direktorat Jendral Kesehatan Ibu dan Anak.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar. (2018). “Persentase obesitas pada balita di Kabupaten Kampar Tahun 2018”.

Guyton AC. (2007). “Buku Ajar Fisiologi Kedokteran/Arthur C.Jhon E. Hall ; Alih Bahasa, Irawati (et al) ; Editor Edisi Bahasa Indonesia, Luqman Yanuar Raachman (et al) Ed.11”. Jakarta : EGC.

Hardinsyah & Supariasa. (2016). “Ilmu Gizi Teori dan Aplikasi”. Jakarta : ECG.

Hidayat, AA. (2009).” Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisa Data”. Jakarta : Salemba Medika.

Khairiyah EL. (2016). “Pola Makan Mahasiswa Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Tahun 2016”. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Korompis GC. (2014).” Biostatistik Untuk Keperawatan.” Jakarta : EGC.

Kozier B, Berman A, Shirlee J. (2010). “Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep Proses dan Praktik edisi VII Volume 1”. Jakarta : EGC.

Nasir, A., Muhith, A., Ideputri, ME.(2011)”. Buku Ajar : Metodologi Penelitian Kesehatan, Konsep Pembuatan Karya Tulis dan Thesis Untuk Mahasiswa Kesehatan.” Yogyakarta : Nuha Medika.

Widyawati & Indriani. (2014). “Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Obesitas Pada Anak Sekolah Dasar Usia 6 – 14 Tahun di SD Budi Mulya Yogyakarta Tahun 2014”. Naskah Publikasi. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Aisyiyah Yogyakarta.

Riskesdas RI. (2018). “Hasil Utama Riskesdas 2018. Kementrian Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan”. Diakses Pada Tanggal 06 Mei 2019 dari http://www. depkes.go.id/resources/download/info-terkini/materi_rakorpop_2018/Hasil%20Riskesd as%202018.pdf.

.(2013). “Riset Kesehatan Dasar. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Tahun 2013”.

Sajawandi L. (2012). “Pengaruh Obesitas Pada Perkembangan Siswa Sekolah Dasar dan Penanganannya Dari Pihak Sekolah Dan Keluarga”. Naskah Publikasi. Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Santrock, John W.(2009). “Perkembangan Anak Edisi 11”. Jakarta : Erlangga.

Sartika RA. (2011). “Faktor Risiko Obesitas Pada Anak 5-15 Tahun di Indonesia”. Makara, Kesehatan, Vol.

, No. 1 : 37 – 43.

Septiani R, Raharjo B. (2017). “Pola Konsumsi Fast Food, Aktivitas Fisik dan Faktor Keturunan Terhadap Kejadian Obesitas (Studi Kasus pada Siswa SD Negeri 01 Tonjong Kecamatan Tonjong Kebupaten Brebes)”. Public Health Perspective Journal 2 (3) : 262 – 269.

Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S. (2009). “Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid III Edisi V”. Jakarta : Interna Publishing.

Supardi. (2013).” Aplikasi Statistika dalam Penelitian Konsep Statistika yang Lebih Komprehensif.” Jakarta, Change Publication.

Wong D. (2009). “Buku Ajar Keperawatan Pediatrik”. Jakarta : EGC.

Yusuf S. (2010). “Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja”. Bandung : Rosdakarya.

Downloads

Published

2022-10-03

Issue

Section

Articles

Categories

How to Cite

Octoviani, S., & Aprilla, N. (2022). Hubungan Pola Makan Dan Aktifitas Fisik Dengan Kejadian Obesitas Pada Anak di SD Muhammadiyah 019 Bangkinang Kota. Excellent Health Journal, 1(1), 15-22. https://doi.org/10.70437/excellent.v1i1.9

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

11-20 of 77

You may also start an advanced similarity search for this article.