Hubungan Lama Menderita Diabetes Mellitus Dengan Kejadian Luka Gangren Pada Penderita Diabetes Mellitus

Authors

  • Devi Muliani universitas pahlawan Author
  • Indrawati Indrawati Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Author
  • Milda Hastuty Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Author

DOI:

https://doi.org/10.70437/excellent.v4i2.234

Keywords:

Lama menderita DM, Luka Ganggren, Luka Gangren

Abstract

Luka gangren terjadi karena lama menderita DM sampai bertahun-tahun yang dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan syaraf atau masalah sirkulasi yang serius yang dapat menimbulkan efek pembentukan luka gangren. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama menderita DM dengan kejadian luka gangren pada penderita DM Di Rumah Sakit Aulia Pekanbaru. Populasi penelitian ini adalah  seluruh penderita DM yang datang berobat jalan di Poliklinik penyakit dalam Rumah Sakit Aulia Pekanbaru berjumlah 671 orang. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah sebagian penderita DM yang berobat jalan di Ruang Poliklinik Penyakit dalam Rumah Sakit Aulia Pekanbaru yaitu 87 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner yang diadopsi dari kuesioner peneliti (Masrolan, 2017) sudah uji valid. Nilai Cronbach Alpha yaitu 0,841 yang berarti ≥ 0,60, maka dinyatakan reliabel. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 21-30 Januari 2026. Berdasarkan hasil penelitian lama menderita DM dalam kategori berisiko ada sebanyak 53 orang (60,9%) dan mengalami luka gangren ada sebanyak 48 orang (55,2%). Berdasarkan uji statistik dengan uji chi-square diperoleh nilai p value ≤  (0,02) dengan tingkat kepercayaan 95%, maka Ho ditolak yang artinya artinya ada hubungan lama menderita DM dengan kejadian luka gangren pada pasien penderita Diabetes Mellitus di Ruang Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Aulia Pekanbaru. Disarankan penderita DM bisa mengontrol pola makan dan pola hidup sehat dengan cara mengelola asupan karbohidrat, meningkatkan konsumsi serat, serta menjaga berat badan ideal supaya kadar gula darahnya bisa terkontrol.

Downloads

Download data is not yet available.

References

ADA (American Diabetes Association). (2020). Diagnosis and Classification of Diabetes Mellitus. Diabetes Care.

Ali Maghfuri. (2021). Hubungan Albumin Serum Awal Perawatan dengan Perbaikan Klinis Infeksi Ulkus Kaki Diabetik Di Rumah Sakit Di Jakarta. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia. Vol 2 No 1

Arisanti (2020). Hubungan Pengetahuan Tentang Pengendalian Kadar Gula Darah dengan Kejadian Ulkus Diabetik Pada Pasien Diabetes Mellitus. Medisains VolXVIIIINo.3. ISSN:1693-7309

Benbow & Oguejiofor (2022). Hubungan Kepatuhan Perawatan Kaki Dengan Resiko Ulkus Kaki Diabetes Di Poliklinik DM RSU Andi Makkasauparepare. Vol.4No.1. ISSN: 2302-1721.

Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2022). Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Brunner & Suddarth. (2019). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Edisi 8.Vol 2. Penerbit Buku Kedokteran:EGC

CDC (Centers For Disease Control and Prevention). (2019). Prevention of Diabetes Mellitus. Atlanta: Centers for Disease Control and Prevention

Damayanti,S.(2015). Diabetes Mellitus & Penatalaksanaan Keperawatan. Yogyakarta : Nuha Medika

Depkes, RI. (2020). Pedoman Pengendalian Diabetes Mellitus dan Penyakit Metabolik. Diunduh dari: http : // perpustakaan .depkes.go. id: 8180/handle/123456789/1359.

Efendi. (2020). Influence Of Diabetes-Related Knowledge On Foot Ulceration.Jurnal Of Diabetic Nursing. Vol 16 No 3

Hanifah. (2021). Tingkat pengetahuan pasien diabetes mellitus tentang resiko terjadinya ulkus kaki diabetes di poli klinik penyakit Dalam di Rumah Sakit Umum Pusat H.Adam Malik Medan. (SKRIPSI).USU

Hidayat, A & Aziz,A. (2021). Metode Penelititan Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika

International Diabetes Federation.(2022). Diabetes Atlas Seventh Edition. IDF Harman. (2019). A Study to determine the knowledge and practice of foot care in patients with chronic diabetic ulcer. International Journal of Collaborative Research on Internal Medicine & Public Health, 3 (1), 115-122.

Kompyan, R & Gusti,A. (2020). PODIATRI (Atlas Suku Awon) Perawatan Luka Akut dan Kronik Diabetik Gangrene Menghindari Amputasi. Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer

Mary, D, RN, MSN, APRN, BC & Donna, J, RN, MSN, APRN, BC. (2019).Keperawatan MedikalBedah. Demystified. Rapha: publishing

Mirah,N, P., Majid,A & Damayanti,S. (2020). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Dalam Pencegahan Ulkus Kaki Diabetik Di Poliklinik RSUD Panembahan Senopati Bantul. Jurnal Keperawatan Respati Vol.2 No.1. ISSN: 2088- 8872

Mesrida Simarmata. (2020). Model Terapi Kognitif Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus Di Komunitas. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. University Research Colloquium. ISSN 2407-9189

Mita et al. (2022). Hubungan Pengetahuan Dan Motivasi Penderita Diabetes Mellitus Dengan Upaya Pencegahan Ulkus Diabetikum Di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Ahmad Mochtar Bukit Tinggi. Jurnal Kesehatan Stikes Prima Nusantara Bukit Tinggi. Vol 5 No 1

Murtaza, G., Uzma, B., Shaheen, M., Ziauddin, A., Rehan, M & Anis, A. (2021). Evaluation Of Knowledge and Practices Of Foot Care In Patients With Kronic Type 2 s Mellitus. Vol.21.No:02:104-108

Nugroho. (2019). Pengetahuan Klien Tentang Diabetes Mellitus Tipe 2 Berpengaruh Terhadap Kemampuan Klien Merawat Kaki. Jurnal Keperawatan Indonesia. Volume 16 No 2, Hal 120- 129. pISSN 1410-4490.eISSN 2354-9203

Notoatmodjo, S. (2019). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nabila et al.(2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Ulkus Diabetikum Pada Pasien DM Tipe 2. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 5 No.2

Nursalam. (2021). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pedoman Skripsi, Tesis, dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Nurhanifa. (2022). Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia 2011 Cetakan ke 4.Jakarta: PB PERKENI

Purwanti,O,S (2019). Analisis Faktor-Faktor Risiko Terjadi Ulkus Kaki Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Rsud Dr. Moewardi. Tesis. FIK:UI

Permana. (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Proses Penyembuhan Luka Gangren. Jurnal Ilmiah Bidan Volume 3 Nomor 1.

Rias,Y,A. (2020). Hubungan Pengetahuan Dan Keyakinan Dengan Efikasi Diri Penyandang Diabetic Foot Ulcer. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah. No1 Vol1. Hal: 13-17

Riyanto, A & Budiman. (2022). Kapita Selekta Kuesioner Pengetahuan dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

Ridwan & Putra (2020). Faktor Resiko Terjadinya ulkusDiabetikum Pada Pasien Diabetes Mellitus Yang Dirawat Jalan danInap di RSUP Dr. M. DJamil dan RSI Ibnu Sina Padang. Jurnal Kesehatan Andalas. No 4 Vol 1

Ruscianto &Perbaungan (2021). Gambaran Kadar Trombosit BLU RSUP Prof.Dr.R.D.Kandao Manado. Jurnal E-Clinic (Ecl), Volume 4, Nomor 1,

Sukarni.et al (2021). Penatalaksanaan Diabetes Mellitus Terpadu. Edisi 2.Cetakan ke-10. Jakarta: Balai Penerbit FKUI

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R & D. Bandung : Alfabeta.

Suwondo. (2020). Efektivitas Elevasi Ektrimitas Bawah Terhadap Proses Penyembuhan Ulkus Diabetik di Ruang Melati RSUD Dr. Moewardi Tahun 2014. Kosala, Vol: 3, No:1, Hal: 83-88.

Soep., & Triwibowo (2021).Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Ulkus Diabetik Dan Perawatan Kaki Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol. 4 No. 3: 181-190.

Syah (2019). Komplikasi Diabetes Tipe 2: Pencegahan Dan Penanganannya.Jakarta: Badan Penerbit FKUI

The American Podiatric Medical Association Diabetes (APMA). (2022). Diabetic Wound Care : Your Podiatric Physician Talks About Diabetic Wound Care, What Is A Diabetic Foot Ulcer?. Tersedia di (http://www. apma.org.)

Taylor. (2021). Comparison Of Characteristics And Healing Course Of Diabetic Foot Ulcers By Etiological Classification: Neuropathic, Ishemic, And Neuro- Ischemic Type. Jurnal of diabetes and its complications 528-535

Yuanita, A., Wantiyah & Susanto,T. (2022). Pengaruh Diabetes Self Menegement Educations (DSME) Terhadap resiko terjadinya ulkus Diabetik Pada Pasien Rawat Jalan dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSD dr.Soebandi Jember. E-jurnal Pustaka Kesehatan. Vol 2 No 1

Yusra,A.(2022). Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup DM Tipe 2 di Poliklinik Penyakit Dalam RSUP Fatmawati Jakarta. Tesis. FIK:UI )

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles

Categories

How to Cite

Muliani, D., Indrawati, I., & Hastuty, M. (2026). Hubungan Lama Menderita Diabetes Mellitus Dengan Kejadian Luka Gangren Pada Penderita Diabetes Mellitus. Excellent Health Journal, 4(2), 134-140. https://doi.org/10.70437/excellent.v4i2.234

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

11-20 of 23

You may also start an advanced similarity search for this article.