Hubungan Antara Penerimaan Diri Dengan Stress Pada Narapidana
DOI:
https://doi.org/10.70437/excellent.v4i1.183Keywords:
penerimaan diri, stres, narapidana, lembaga pemasyarakatanAbstract
Menjadi narapidana merupakan sumber stresor berat bagi pelaku yang menduduki posisi tertinggi dalam kehidupan pelaku, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah penerimaan diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara penerimaan diri dengan stres pada narapidana 0-6 bulan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 135 narapidana yang menjalani masa hukuman 0-6 bulan dengan menggunakan teknik total sampling. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Penelitian in dilakukan pada tanggal 8 Mei 2024. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil analisis univariat diperoleh 69 responden (51,1%) memiliki penerimaan diri rendah dan 60 responden (44,4%) mengalami stres sedang. Hasil uji chi square diperoleh ada hubungan antara penerimaan diri (p value = 0,000) dengan stres pada narapidana. Kesimpulannya, ada hubungan yang signifikan antara penerimaan diri dengan stres pada narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang. Diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat memperbanyak kegiatan seperti workshop, ceramah, pembinaan karakter, latihan motivasi di lingkungan lapas sebagai upaya meningkatkan penerimaan diri dan mempelajari teknik relaksasi nafas dalam sehingga dapat mengurangi stres yang dihadapi.
Downloads
References
Adinda, N. R. (2020). Gambaran Penerimaan Diri Narapidana Wanita DiLapas Tanjung Gusta Kelas IIA Medan. Skripsi, 19, 1–92.
Amalia, G., et all (2023). Dukungan Sosial dan Penerimaan Diri Anak Binaan. 3(2), 16–23.
Andanfirmansyah. (2020). Bina generasi ; jurnal kesehatan. Hubungan Antara Penerimaan Diri Dengan Tingkat Kecemasan Pada Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan, 1, 12.
Anggraini, D., Hadiati, T., & S, W. S. A. (2019). Perbedaan Tingkat Stres Dan Tingkat Resiliensi Narapidana Yang Baru Masuk Dengan Narapidana Yang Akan Segera Bebas (Studi Pada Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Klas Iia Wanita Semarang). Diponegoro Medical Journal (Jurnal Kedokteran Diponegoro), 8(1), 148–160.
Ansah, E. W., et all (2023). Assessing Stress Levels, Predictors and Management Strategies of Inmates at Ankaful Prison Complex in the Central Region, Ghana. Behavioral Sciences, 13(3), 1–15. https://doi.org/10.3390/bs13030201
Arfa, I. T., & Anwar, U. (2022). Pengaruh Tingkat Stres Terhadap Psychological Adjusment Pada Warga Binaan Pemasyarakatan. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 10(2), 39–49. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPP
Ayalew, M., Mekonnen, N., & Duko, B. (2020). stress Research and Treatment Research and Treatment. 2020, 1–15.
Bayantari, N. M., Indonesiani, S. H., & Apsari, P. I. B. (2022). Regulasi Diri dalam Belajar dan Hubungannya dengan Stres Akademik Pada Mahasiswa Tingkat Pertama Fakultas Kedokteran. Jurnal Imiah Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(3), 609–618. https://doi.org/10.23887/jipp.v6i3.51175
Dadi, A. F., et all (2020). Anxiety and associated factors among prisoners in North West of Amhara Regional. 1–12. https://doi.org/10.1186/s12888-016-0792-y
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. (2023). Jumlah Penghuni Pemasyarakatan.
Ekawati, A. (2020). Hubungan Antara Penerimaan Diri dan Kecemasan Terhadap Status Mantan Narapidana. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Pembelajaran, 21(1), 27–33.
Febrianti, M., & Masnina, R. (2019). Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Tingkat Stress pada Narapidana di Lapas Narkotika Kelas III Samarinda. Borneo Student Research , 476–481.
Febrina, F. T., Barimbing, M. A., & Lay, D. S. M. d. (2021). Hubungan Antara Harga Diri Dengan Resiliensi Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Kelas Iib Kupang the Relationship Betwen Self Esteem and Resilience of Prisoners in Women Correctional Institution Class Iib Kupang. Jurnal Keperawatan Malang, 6(1), 1–13. https://jurnal.stikespantiwaluya.ac.id/
Hursan, W. H. L., et all (2023). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Narapidana Tipidum Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas Iia Yogyakarta. NBER Working Papers, 9(1), 89. http://www.nber.org/papers/w16019
Insan, I., & P., R. (2022). Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Stres Narapidana Di Lapas Kelas Iia Sumbawa Besar. Jurnal Psimawa, 5(1), 24–29. https://doi.org/10.36761/jp.v5i1.1590
Melati, A., & Wibowo, P. (2023). Pengaruh Penyesuaian Diri terhadap Tingkat Stres Narapidana Seumur Hidup di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains, 12(02). https://doi.org/10.19109/intelektualita.v12i002.19825
Muhammad, N. (2023). Kesehatan Mental , Masalah Kesehatan yang Paling Dikhawatirkan Warga Dunia 2023. Katadata.Co.Id, 1–8. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/10/05/kesehatan-mental-masalah-kesehatan-yang-paling-dikhawatirkan-warga-dunia-2023
Naurah, N. (2023). Indonesia Tempati Urutan Ketujuh, Inilah 10 Negara dengan Jumlah Narapidana Terbanyak! In Goodstats. https://goodstats.id/article/indonesia-tempati-urutan-ketujuh-inilah-10-negara-dengan-jumlah-narapidana-terbanyak-5n9Fk
Novitasari, kusmiyanti (politeknik ilmu pemasyarakatan). (2021). DOI: 10.33366/rfr.v%vi%i.2412. 11, 180–192. https://doi.org/10.33366/rfr.v
Nurkhalizah, S., Rochmani, S., & Septimar, Z. M. (2021). Hubu ngan Kecerdasan Emosional Dengan Derajat Hipertensi Pada Lansia. Nusantara Hasana Journal, 1(11), 22–32.
Nurmansyah, M., & Kundre, R. (2019). Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Derajat Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Ranotana Weru. Jurnal Keperawatan, 7(1), 1–8. https://doi.org/10.35790/jkp.v7i1.25229
PERMADIN, M. L. P. (2020). Hubungan dukungan keluarga dengan penerimaan diri narapidana di lembaga pemasyarakatan wanita klas iia tangerang.
Prawerti, K. B. B., Rismayanti, I. D. A., & Sintya, P. I. (2023). Hubungan penerimaan diri DENGAN TINGKAT STRES PADA PENDERITA DM. 31–42.
Qoyyum, M. A., & Lia, K. (2021). Hubungan penerimaan diri dengan tingkat stress pada narapidana wanita di Lapas Kelas II A Samarinda. Borneo Student Research, 2(3), 1930–1936.
R. Rizkiani, Hidayati, T. H. (2022). Penerimaan Diri Pada Anak Didik Lapas (Andikpas) Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Jurnal Keperawatan, 14, 47–54.
ROHMAN, A. (2020). Dinamika Coping Stress Pada Narapidana Pengguna Narkoba Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas Ii a Malang. Skripsi, 222. http://etheses.uin-malang.ac.id/13537/
Ryan, O., Nugroho, S., & Muhammad, A. (2021). Jurnal Gema Keadilan (ISSN: 0852-0011) Vol. 8 Edisi III, Oktober-Desember 2021. 8(September).
Sapti, M., et all (2019). risiliensi dan psikologi narapidana yang menjalani kehidupan di rutan pekanbaru. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 53(1), 1689–1699. https://www.infodesign.org.br/infodesign/article/view/355%0Ahttp://www.abergo.org.br/revista/index.php/ae/article/view/731%0Ahttp://www.abergo.org.br/revista/index.php/ae/article/view/269%0Ahttp://www.abergo.org.br/revista/index.php/ae/article/view/106%0A
Simamora, (2022). Tangerang Pasca Kegiatan Rutin Komunikasi Da ’ Wah. Peneriman Diri Warga Binaan Lapas, 2, 1–26.
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2025 Novia Salsabila, Alini Alini, Milda Hastuty (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
