Pengaruh Garbage Classification Game Terhadap Peningkatan Pengetahuan Anak Kelas 4-5 SD Swasta 016 LPM Rantau Panjang Desa Salo Kecamatan Salo
DOI:
https://doi.org/10.70437/excellent.v1i1.12Keywords:
peningkatan pengetahuan, garbage classification gameAbstract
Pengetahuan ialah hasil dari terjadinya pengindraan terhadap obyek tertentu pada hal-hal tertentu oleh seseorang. Pengindraan terjadi melalui panca indra manusia, yaitu pengelihatan, pendengaran, penciuman, dan raba. Pengetahuan merupakan semua ide dan gagasan yang dimiliki manusia tentang isi dunia termasuk manusia dan kehidupannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Garbage Classification game terhadap Peningkatan Pengetahuan Anak Kelas 4-5 SD Swasta 016 LPM Rantau Panjang Desa Salo Kecamatan Salo. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen design dengan pendekatan pretest dan postest. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 10-24 September 2022, populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelas 4-5 di SD Swasta 016 LPM Rantau Panjang Desa Salo Kecamatan Salo jumlah populasi sebanyak 50 anak dan sampel sebanyak 15 anak teknik pengambilan sampel dengan random sampling. Tingkat pengetahuan sebelum diberikan perlakuan garbage classification game sebagian besar anak memiliki pengetahuan tidak baik sebanyak 10 orang (66,7%) dan yang berpengetahuan baik sebanyak 5 orang (33,3%). Setelah diberi perlakuan yang berpengetahuan tidak baik yaitu 3 orang (20,0%) dan yang tingkat pengetahuan baik menjadi 12 orang (80,0%). Nilai signifikansi 0,000 yang artinya ada pengaruh yang signifikan antara bermain garbage classification game terhadap peningkatan pengetahuan anak kelas 4-5 SD. Diharap kepada anak-anak agar dapat memilah sampah dengan benar terlebih dahulu sebelum membuang ketempatnya agar lingkungan dapat terjaga
Downloads
References
Bachilleretal. (2010). grabage classivication game. Revista de Trabajo Social. https://www.cocos.com/en/garbage-classification-a-game-that-helps-players-learn-about-recycling
Fathoni, A. B. (2021). Edukasi peduli sampah melalui media video animasi dan mentoring pada anak di desa Mulyasari. Proceedings UIN Sunan Gunung Jati Bandung, November, 181–190.
M Nasir Djamil. (2013). Berkonflik Dengan Hukum Dalam Sistem Pemasyarakatan ( Studi Di Lembaga Pembinaan. 1–5.
Marc prensky. (2020). Teaching the right stuff. Phi Delta Kappan, 102(3), 23–27. https://doi.org/10.1177/0031721720970697
Noto, A. (2018). Konsep Dasar Pengetahuan dan Nutrisi. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Prianto dan Suwarni. (2018). Pengelolaan sampah di sekolah( Studi Tentang Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan di SD Negeri 3 Bancarkembar Kabupaten Banyumas ). Journal Teknologi Pengolahan Daur Ulang Sampah, 1–29.
Sintya Oktaviana. (2019). Penerapan Permainan Dam-Daman “Laskar Lingkungan” Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Dan Praktik Pemilahan Sampah Siswa Kelas V Sdit Smart Cendekia Karanganom. Αγαη, 8(5), 55. http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1917/
Sung, C. dan liu (2019: 265). (2020). Media Pembelajaran Game Geograpiea untuk Anak Sekolah Dasar di Era Digital. Journal of Curriculum Indonesia, 3(2), 45. https://doi.org/10.46680/jci.v3i2.29
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2022 Yura Chaniago Putri, Ade Dita Puteri, Syafriani Syafriani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





