Hubungan Pola Makan Dengan Tingkatan Stroke Non Hemoragik
DOI:
https://doi.org/10.70437/excellent.v4i2.253Keywords:
Pola Makan, Stroke Non Hemoragik, Penderita StrokeAbstract
Pola makan sangat berhubungan dengan kejadian stroke non hemoragik. Pola makan yang buruk, seperti tinggi lemak jenuh, lemak trans, garam, dan gula, meningkatkan risiko stroke dengan cara menaikkan kolesterol jahat dan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan tingkatan Stroke Non Hemoragik di Poliklinik Saraf Rumah Sakit Aulia Pekanbaru. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 10-14 Februari tahun 2026. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian penderita stroke di poliklink saraf Rumah Sakit Aulia Pekanbaru yaitu 125 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner menggunakan Skala Stroke NIHSS (National Institutes of Health Stroke Scale). Analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Berdasarkan uji statistik dengan uji chi-square diperoleh nilai p value ≤ (0,02) dengan tingkat kepercayaan 95%, maka Ho ditolak yang artinya signifikan artinya ada pola makan dengan tingkatan stroke non hemoragik di Poliklinik Saraf Rumah Sakit Aulia Pekanbaru. Diharapkan pihak Rumah Sakit dapat mengembangkan program pencegahan tahap awal (primer) untuk penyakit stroke pada pasien melalui penyuluhan dan membuat poster-poster tentang penyakit stroke non hemoragik sehingga masyarakat maupun pasien yang melihat dapat membacanya.
Downloads
References
Asmadi. (2019). Konsep dasar keperawatan. jakarta: EGC.
Andika & Bakara, D. M. (2023). Latihan Range Of Motion (ROM) Pasif terhadap Rentang Sendi Pasien Pasca Stroke. Idea Nursing Journal, Vol. VII No. 2 .
Burhanuddin, & Suddarth. (2022). Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC. Digiulio, M., Jackson, D., & Keogh, J. (2014). Keperawatan Medikal Bedah Demystified. Yogyakarta: Andi Publisher.
Kurniadi. (2020). Buku saku patofisiologi corwin. Jakarta: Aditya Media. Junaidi, I. (2011). stroke waspadai ancamannya. yogyakarta: ANDI.
Kemenkes RI. (2021). Hasil Pemeriksaan CT scan pada penderita stroke non hemoragik di Bagian Radiologi FK Unsrat/SMF Radiologi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Jurnal e-Clinic (eCl), Volume 4, Nomor 2, Juli-Desember 2021 .
Meryana. (2021). Suplementasi Ekstrak Albumin Ikan Gabus terhadap Status Gizi dan Imunitas Pasien Stroke. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, Vol. 13, No. 3, Januari 2017: 91-98 .
Mariana. (2022). Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Stroke Non Hemoragik di Irina F Neurologi Rsup. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.
Morton, P. G., Fontaine, D., Hudak, C. M., & Gallo, B. M. (2020). Keperawatan Kritis.Jakarta: EGC.
Muda. (2023). perbedaan latihan range of motion pasif dan aktif selama 1-2 minggu terhadap peningkatan rentang gerak sendi pada penderita stroke dikecamatan tanggul kabupaten jember. jurnal keperawatan soedirman, volume 8.
Muttaqin, A. (2019). Buku ajar asuhan keperawatan klien dengan gangguan sistem imunologi. jakarta: salemba medika.
NANDA. (2019). diagnosa keperawatan : definisi dan klasifikasi 2012-2014. Buku kedokteran : EGC.
Nugroho, A. (2021). Pengaruh Latihan Range Of Motion (ROM) Pasif Terhadap Kekuatan Otot pada Pasien Stroke Non Hemoragik Di ruang ICU RSPAD Kabupaten Karanganyar.
Nurarif, A. H., & Kusuma, H. (2019). Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medic. Yogyakarta: Mediaction.
Riyanti. (2022). Pengaruh Pemberian Latihan Range Of Motion (ROM) terhadap Kemampuan Motorik pada Pasien Post Stroke di RSUD Gambiran. Versi online
/ URL: Volume 6, Nomor 2
Safa'ah, N. (2022). pengaruh latihan range of motion (ROM) terhadap peningkatan otot lanjut usia di UPT pelayanan sosial lanjut usia (Pasuruan) Kec. Babat Kab Lamongan. jurnal sain med, Vol.5 .
Susilo. (2022). Hubungan Umur, Jenis Kelamin, dan Hipertensi dengan Kejadian Stroke.
Stanley, & Beare. (2019). Buku ajar keperawatan gerontik. jakarta: EGC.
Sudoyo, A. W. (2019). Buku ajar ilmu penyakit dalam. edisi 4, jilid 1. jakarta:departemen ilmu penyakit dalam FKUI.
Sukmaningrum, f., kristiyawati, s. p., & solechan, a. (2021). evektivitas range of motion (ROM) aktif terhadap peningkatan kekuatan otot ekstremitas pada pasien stroke di RSUD Tugurejo Semarang.
Tiyani. (2022). Manfaat pemberian citicolin pada pasien stroke non hemoragik (SNH). Medula Unila, Volume 6, Nomor 1 .
Tomi, Akrom, & Jatiningrum, A. (2021). Gambaran medication error pada Fase prescribing dan administrasi pada pengobatan stroke di IGD Rumah Sakit X di Yogyakarta.Journal jomepage:http://journal. uad.ac.id/index. php/PHARMACIANA , 26.
Wahyuna, & Saefulloh, M. (2019). Analisis Faktor Berhubungan dengan Kejadian Stroke di RSUD Indramayu. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia .
Waluyo, S. (2019). Cek Kesehatan Anda. Jakarta: PT Gramedia.
Wardhani, N. R., & Martini, S. (2022). Faktor yang berhubungan dengan pengetahuantentang stroke pada pekerjaan institusi pendidikan tinggi. Jurnal Berkala Epidemiologi, Volume 2 Nomor 1, Januari 2014, hlm. 13-23 .
Wartonah, & Tarwoto. (2019). Kebutuhan Dasar Manusia dan Proses Keperawatan. Jakarta: salemba medika.
Willy. (2020). Stroke dan penanganannya. jogjakarta: katahati
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2026 Windi Savitri Asriyani, Muhammad Nurman, Afiah Afiah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





