Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Sibling RivalryPada Anak Usia Prasekolah
DOI:
https://doi.org/10.70437/excellent.v4i2.299Keywords:
jarak usia, jenis kelamin, pola asuh, prasekolah, sibling rivalryAbstract
Kejadian sibling rivalry pada anak usia prasekolah masih sering ditemukan dan dapat memengaruhi perkembangan sosial emosional anak. Faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian sibling rivalry meliputi pola asuh orang tua, jenis kelamin, dan jarak usia antar saudara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian sibling rivalry pada anak usia prasekolah di TK Aisyiyah Bustanul Athfal II Bangkinang Kota Tahun 2026. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan pada tanggal 30 Mei–15 Juni 2026. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 53 anak, dengan sampel sebanyak 53 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pola asuh orang tua dan sibling rivalry yang telah dinyatakan valid dengan nilai validitas <0,05. Hasil uji reliabilitas menunjukkan kuesioner pola asuh orang tua memiliki nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,850 dan kuesioner sibling rivalry sebesar 0,857, sehingga kedua instrumen dinyatakan reliabel. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar orang tua menerapkan pola asuh demokratis sebanyak 26 responden (49,1%) dan sebagian besar anak tidak mengalami sibling rivalry sebanyak 30 anak (56,6%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara pola asuh dengan kejadian sibling rivalry (p-value = 0,014) dan jarak usia dengan kejadian sibling rivalry (p-value = 0,018). Secara parsial, pola asuh otoriter (p-value = 0,004) dan permisif (p-value = 0,017) berhubungan dengan sibling rivalry, sedangkan pola asuh demokratis, pasif, dan jenis kelamin tidak berhubungan dengan kejadian sibling rivalry. Disarankan kepada orang tua untuk menerapkan pola asuh yang tepat dan seimbang guna meminimalkan kejadian sibling rivalry pada anak usia prasekolah.
Downloads
References
Aisyah. (2020). Peran Pola Asuh Pada Anak Sibling rivalry. 3(2), 65–76.
Aprilla, N., Marjohan., & Basmanelly. (2019). The Psychological Mother Experiences in Caring their Children with Mental Retardation in a Special needs Schools Rokan Hulu RegencyRiau Province: Pengalaman Psikologis Ibu Merawat Anak Dengan Retardasi Mental di SLB Negeri Rokan Hulu Riau. (2019). Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health), 5(1), 13-18. https://doi.org/10.25311/keskom.Vol5.Iss1.272.
Asikhin, N. (2023). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kejadian Sibling rivalry pada Anak Usia 3-5 Tahun di Desa Megale Kecamatan Kedungadem Kabupaten BojoNegoro. Universitas Muhammadiyah Lamogan.
Elinda, F., & Mulyani, D. (2022). Analisis Perilaku Sibling rivalry Pada Anak Usia 2-3 Tahun Di Kabupaten Bandung. 1–8.
Fitri, I., & Hotmauli. (2022). Pola Asuh orang tua terhadap sibling rivalry pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4163–4170.
Indriyanti, L., Nurwati, R. N., & Santoso, M. (2022). PERAN ORANG TUA DALAM MENCEGAH SIBLING RIVALRY PADA ANAK USIA TODDLER. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), 3(1), 25–32.
Kamil, N., Saputri, I., Zahrah, F., & Mufida, A. Y. (2024). Sibling rivalry : Timbulnya Kecemburuan Sosial yang Disebabkan Oleh Perbedaan Gender atau Rentang Usia Kelahiran ( Kasus Pada Usia 3-6 tahun ). Journal of Gender and Family Studies, 103–113.
Khasanah, N. ., & Rosyida, A. . (2016). Kejadian Sibling rivalry Pada Anak Usia Sekolah The incident of sibling rivalry on school-age children. 53–57.
Rahmadani. (2022). Hubungan Peran Orang Tua Dengan Sibling rivalry Pada Anak Usia 3-5 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Bengkulu. 10 (2), 274–279.
Safitri, K. H., Veriyallia, V., & Aldina. (2024). Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Sibling rivalry Usia 7-12 Tahun di SDN 3 Sambaliung Kabupaten Berau. Jurnal Keperawatan Wiyata, 5, 38–45.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sulistyo, A. R., Mangunsong S, S, S., Atiah, Z., Khadijah, & Nasution, H. (2025). Peran Guru dalam Mendeteksi Dini Gangguan Perilaku Pada Anak Usia Dini. 9, 39744–397449.
Sunarti, Padhila, N. L., & Ramli, R. (2023). Peran Orang Tua Mengatasi Sibling rivalry. 04(02), 58–66.
Yektiningsih. (2022). Hubungan Antara Sibling rivalry Dengan Gender Dan Prilaku Kekerasan Pada Anak Usia Preschool. 13(2), 0–5.
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2026 Azman Azman, M.Nizar Syarif Hamidi, Lira Mufti Azzahri Isnaeni (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





