Hubungan Status Imunisasi Dasar dan Kepadatan Hunian Kamar dengan Kejadian ISPA pada Balita

Authors

  • Naila Inayah Apval Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Author
  • M. Nizar Syarif Hamidi Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Author
  • Dhini Anggraini Dhilon Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Author

DOI:

https://doi.org/10.70437/excellent.v4i2.279

Keywords:

Kejadian ISPA, Kepadatan Hunian Kamar, Status Imunisasi Dasar

Abstract

ISPA merupakan salah satu penyakit yang sering dialami balita dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena berkontribusi terhadap tingginya angka kesakitan pada anak. ISPA dapat menimbulkan gejala seperti batuk, pilek, dan demam, serta pada kondisi yang lebih berat dapat berkembang menjadi pneumonia dan menyebabkan gangguan fungsi paru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan status imunisasi dasar dan kepadatan hunian kamar dengan kejadian ISPA pada balita di Desa Rimbo Panjang Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang Tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 21 Mei–02 Juni 2026. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita berusia 12-24 bulan yang mengikuti kegiatan posyandu di Desa Rimbo Panjang dengan jumlah sampel sebanyak 78 responden menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebanyak 50 responden (64,1%) memiliki status imunisasi dasar tidak lengkap, 56 responden (71,8%) memiliki kepadatan hunian kamar yang tidak memenuhi syarat, dan 43 responden (55,1%) mengalami ISPA. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status imunisasi dasar dengan kejadian ISPA (p-value = 0,002) dan antara kepadatan hunian kamar dengan kejadian ISPA (p-value = 0,009). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi masyarakat dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan cakupan imunisasi dasar serta meningkatkan penerapan kondisi hunian yang sehat, terutama dengan memperhatikan kebersihan kamar, ventilasi yang memadai, dan kepadatan hunian kamar untuk mencegah kejadian ISPA pada balita.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aprilla, N., Yahya, E., Ririn. (2019). Hubungan Antara Perilaku Merokok Pada Orang Tua Dengan Kejadian ISPA Pada Balita Di Desa Pulau Jambu Wilayah Kerja Puskesmas Kuok Tahun 2019. Jurnal Ners, 3(1), 112-117

Amalia, N. I., Fazriana, E., & Lukitasari, D. (2025). Hubungan Riwayat Pemberian ASI Eksklusif dan Status Imunisasi Dasar dengan Kejadian ISPA pada Balita Usia 1-5 Tahun di UPTD Puskesmas Puter Bandung.

Angelina, L., & Wulaningsih, I. (2025). Terapi Uap Air Untuk Anak Dengan ISPA. Deepublish Digital.

Giroth, T. M., Manoppo, J. I. C., & Bidjuni, H. J. (2022). Hubungan Status Gizi dengan Kejadian ISPA pada Balita di Puskesmas Tompaso Kabupaten Minahasa. Jurnal Keperawatan, 10(1), 79–85.

Haryani, S., & Misniarti. (2021). Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (Ispa) Di Provinsi Bengkulu. Quality : Jurnal Kesehatan, 15(2), 95–104.

Irjayanti, E. L., Hadi, H. M. Ch., & Mahayana, M. B. (2022). Gambaran Tingkat Kepadatan Hunian Kamar dan Insiden Penyakit yang Diderita Warga di Banjar Lingkungan Badak Sari Tahun 2022. Jurnal Skala Husada: The Journal of Health, 19(2), 58–64.

Juanita, M., Asmin, E., & Tentua, V. (2022). Faktor Risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada Balita: Studi Kasus Kontrol. Medula, 10.

Juniantari, N. P. A., Negara, G. N. K., & Satriani, L. A. (2023). Hubungan Perilaku Merokok Orang Tua Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Umur 1 –4 Tahun. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 207–214.

Kemenkes. (2023b). Survey Kesehatan Indonesia.

Kemenkes RI. (1999). Kepmenkes RI No. 829/Menkes/SK/VII/1999.

Lestari, N. E., Jumari, & Oktiawati, A. (2024). Analisis Bibliometrik Pengaruh Madu Sebagai Salah Satu Terapi Komplementer Pada Balita Dengan ISPA. Journal Nursing Care, 10(1), 27.

Mayesti, F. E., Arifin, S., Trisia, A., Widodo, T., & Carmelita, A. B. (2024). Hubungan Status Imunisasi Dasar dan Berat Badan Lahir dengan Kejadian ISPA pada Balita. Jurnal Riset Mahasiswa, 2(2), 71–75.

Najmah. (2016). Epidemiologi Penyakit Menular.

Riau, D. K. (2022). Profil Kesehatan Provinsi Riau Tahun 2018.

Saputri, E., Sudiarti, P. E., & Z.R, Z. (2023). Hubungan Kepadatan Hunian Kamar Dan Jenis Bahan Bakar Memasak Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Di Desa Pulau Rambai Wilayah Kerja Upt Puskesmas Kampa Tahun 2023. Jurnal Ners, 7(2), 1834–1841.

WHO. (2020). Who Housing and Health Guidelines.

WHO. (2024). World Healths World Health Organization World Health Statistics.

Zulfikar, & Sukriadi. (2021). Hubungan Kepadatan Hunian Kamar Dan Kebiasaan Merokok Dalam Rumah Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Di Desa Tingkem Bersatu Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 7(1), 225–235.

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles

Categories

How to Cite

Apval, N. I., Hamidi, M. N. S. ., & Dhilon, D. A. . (2026). Hubungan Status Imunisasi Dasar dan Kepadatan Hunian Kamar dengan Kejadian ISPA pada Balita. Excellent Health Journal, 4(2), 324-330. https://doi.org/10.70437/excellent.v4i2.279

Similar Articles

31-40 of 40

You may also start an advanced similarity search for this article.