Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Motorik Pada Balita Usia 12-17 Bulan
DOI:
https://doi.org/10.70437/excellent.v4i2.251Keywords:
Balita, Motorik, Status GiziAbstract
Pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan periode penting yang menentukan kualitas hidup di msa mendatang. Status gizi yang baik berperan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan motorik yang optimal. Permasalahan gizi dapat menyebabkan gangguan perkembangan motorik, terutama pada balita usia 12-17 bulan yang berada pada masa golden age, sehingga perlu diteliti hubungan status gizi dengan perkembangan motorik pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan perkembangan motorik pada balita usia 12-17 bulan di desa teluk. Penelitian menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional pada 40 balita usia 12-17 bulan yang dipilih melalui total sampling. Status gizi dinilai berdasarkan pengukuran berat badan dan tinggi badan menggunakan grafik z-score, sedangkan perkembangan motorik diukur menggunakan kuesioner pra-skrining perkembangan motorik. Hasil analisis uji statistik Spearman rank diperoleh p value 0,020<0,05 yang artinya terdapat hubungan status gizi dengan perkembangan motorik pada balita usia 12-17 bulan. Hasil uji korelasi spearman diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,336 atau rendah. Hal tersebut dapat diartikan status gizi bukan menjadi faktor utama yang mempengaruhi perkembangan motorik, tetapi banyak faktor lain yang dapat mempengaruhinya. Kesimpulan Ada Hubungan status gizi dengan perkembangan motorik pada balita usia 12-17 bulan di desa Teluk. Bagi orangtua agar lebih memperhatikan gizi anak dan hal-hal lain yang bisa meningkatkan perkembangan motorik anak.
Downloads
References
Cusick, S. E., Barks, A. K., & Georgieff, M. K. (2022). Nutrition and brain development. Current Topics in Behavioral Neurosciences, 53, 131–165. https://doi.org/10.1007/7854_2021_244
Damayanti, Dina, and Berliani Salsyabilla. 2025. “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perkembangan Balita Usia 24-60 Bulan.” PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat 4(1): 74–80. https://jurnal.ilmubersama.com/index.php/PubHealth/article/download/1043/552/5743.
Djamaluddin, Nurdiana, Vidya Avianti Hadju, and Gusti Pandi Liputo. 2025. “Edukasi Interaktif Pencegahan Stunting Melalui Media GiziBox Edukit Pada Remaja Di SMPN 4 Mananggu.” 4: 161–69. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/Jpmf/article/view/33945/11691.
Fitriani, Rohyana. 2018. “Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini.” 3(1): 25–34. https://e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/jga/article/view/742/592.
Hanum, Parida et al. 2024. “Hubungan Ketepatan Penggunaan Baby Walker Dengan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 12-18 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Langsa Kota.” 4: 361–71. https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/Mahesa/article/view/13200/pdf.
Kasilah, Dina. 2023. “ Hubungan Status Gizi Dengan Gerak Motorik Anak Usia 12-18 Bulan Di Posyandu Nusa Indah, Kampung Cakung, Jati Sari, Jatiasih, Kota Bekasi.” 03(04): 1206–10.
Kemenkes, RI. 2020. “Buku Bagan Stimulasi, Deteksi Dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak Di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar.”
Kementrian Kesehatan RI (2024). Kemenkes Survei Status Gizi Indonesia 2024.
Kurniawan, Kristian, and Irawan Mangunatmadja. 2019. “Faktor Risiko Eksternal Terhadap Keterlambatan Motorik Kasar Pada Anak Usia 6-24 Bulan: Studi Kasus-Kontrol.” 21(6): 24–30.
Lina, Rosalina, Novita Astrid, and Rizkiana Putri. 2025. “Pengetahuan Ibu , Stimulasi Dan Status Gizi Terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 1-5 Tahun.” 4(1): 50–58. https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jppk/article/view/1606/1078.
M, Ruspita, and Khobibah. 2021. “Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Motorik Pada Anak Usia 3 – 5 Tahun.” https://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/micajo/article/view/6859/2135.
Modjo, Dewi, and Tensa Puspita Masiu. 2021. “Hubungan Status Gizi Dan Perkembangan Motorik Pada Anak Usia 1-3 Tahun Di Taman Penitipan Anak (Tpa) Desa Pontolo Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo.” 32(3): 167–86. https://repository.umgo.ac.id/3506/1/Jurnal%2520Tensa%2520Puspita%2520Masiu.pdf.
Papotot, Gianfranco S., Ronald Rompies, and Praevilia M. Salendu. 2021. “Pengaruh Kekurangan Nutrisi Terhadap Perkembangan Sistem Saraf Anak.” 13(28): 266–73. https://ejournal.unsrat.ac.id/v2/index.php/biomedik/article/view/31830/32088.
Permenkes RI 2020.” Peraturan Mentri Kesehatan RI 2022. : 1–94. https://laprida.or.id/uploads/source/Peraturan-Peraturan/PMK No 30 Th 2022 ttg Indikator Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan.pdf.
Pratama, Aloysius Adhi, Junendri Ardian, Wiwin Lastyana, and M Thonthowi Jauhari. 2023. “Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Anak Usia 1-5 Tahun Relationship Between Nutritional Status And Child Development Ages 1-5 Years.” 04(22).
Setiaarwati, Anov, and Erik Wahyudin. 2024. “Pemberian Asupan Gizi Seimbang Terhadap Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Usia Dini.” Diksi: Jurnal Pendidikan dan Literasi 3(2): 143–62. jurnal.mulyaliterasi.or.id/diksi/index.php/dks/article/view/87/40.
Triswanti, Nurul Herawati, and Intan Sari Mawar Indah. 2025. “Association Between Nutritional Status and Gross Motor Skills Development in Children Aged 1-3 Years at Posyandu in Situ Udik Health Center Area.” International Journal of Public Health 2(1): 107–14. https://international.arikesi.or.id/index.php/IJoPH/article/view/335/325.
Warlenda, Sherly Vermita, Hastuti Marlina, and Reno Renaldi. 2017. “Perkembangan Motorik Halus Balita Usia 3-4 Tahun Di Paud Se- Kecamatan Rengat Barat.”
Yanti, Etri, and Nova Fridalni. 2020. “Factors Affecting Pre-School Age Motoric Development.” Jurnal Kesehatan Medika Saintika 11(2): 226–35.
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2026 Anisa Rahma Fahla, Sawitri Dewi, Ikhwah Mu’minah, Khamidah Achyar (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





